Presiden Jokowi Targetkan Kemiskinan Ekstrem Hilang

Loading...
Loading...
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 04 337 2178079 presiden-jokowi-targetkan-kemiskinan-ekstrem-hilang-di-2024-xe58xUWLyk.jpg
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan tak ada lagi masyarakat dengan kategori sangat miskin pada 2024. Oleh sebab itu, Pemerintah butuh strategi percepatan pengentasan kemiskinan.
"Kita harapkan nanti di 2024 untuk kemiskinan ekstrem ini, bisa kita berada pada posisi nol," kata Jokowi dalam rapat terbatas tentang Strategi Percepatan Pengentasan Kemiskinan di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (4/3/2020).
Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), Pemerintah telah berhasil menurunkan angka kemiskinan, yang pada 2015 berada di angka 11,2% menjadi 9,22% per September 2019.
"Angka di bawah 10% ini adalah capaian yang sangat baik, namun pekerjaan besar kita belum selesai dalam rangka menurunkan angka kemiskinan. Masih ada 24,7 juta jiwa yang harus dientaskan dari kemiskinan," tutur Jokowi.
Jokowi. (Foto: Okezone.com/Fahreza Rizky)
Jokowi meminta para pembantunya lebih fokus untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk yang sangat miskin.
Berdasarkan standar angka kemiskinan internasional yang digunakan Bank Dunia, jumlah penduduk sangat miskin di Indonesia saat ini sebanyak 9,91 juta jiwa atau 3,371 persen dari total penduduk keseluruhan.
"Oleh sebab itu kita bisa fokus menangani lebih dahulu yang 9,91 jiwa ini. Karena itu data tentang siapa dan di mana warga kita ini, harus betul-betul akurat sehingga program bisa disasarkan tepat pada kelompok sasaran yang kita inginkan," ucapnya.
Jokowi ingin strategi pengentasan kemiskinan terkonsolidasi dan terintegrasi, sehingga bisa tepat sasaran. Intervensi yang dilakukan kementerian/lembaga (K/L) harus bisa berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat yang sangat miskin.
"Kalau ini betul-betul bisa kita lakukan terkonsolidasi, saya yakin angka nol pasti akan bisa kita lakukan," optimis Jokowi.

Loading...
LANGSUNG SHARE KE MEDSOS...