Raja Belanda Ingin Sekali Kunjungi Danau Toba

Loading...
Loading...
Tamu di Penobatan Kaisar Jepang

Raja Belanda Willem Alexander akan mengunjungi Indonesia pada 10-13 Maret mendatang, Tidak hanya ke Jakarta, Raja Belanda akan mengunjungi Yogyakarta dan Sumatera Utara serta Kalimantan yaitu Palangkaraya.  

Mungkin banyak yang bertanya, mengapa Raja Willem Alexander dan Ratu Maxima menyempatkan diri ke Sumatera Utara di tengah kunjungan yang singat nan padat selama 4 hari. 

Menteri Luar Negeri Belanda Stef Blok menjelaskan, Raja Willem Alexander tertarik mengunjungi Danau Toba yang terletak di Sumatera Utara. 

“Pertama tempat itu sungguh indah. Jadi Raja ingin berkunjung ke sana,” kata Stef kepada kumparan di kantornya, Den Haag, Selasa (18/2) waktu setempat. 

Selain itu, Raja Willem sangat peduli dengan isu lingkungan hidup. Kunjungan ke Sumatera Utara salah satunya ingin melihat langkah apa yang bisa diambil Belanda untuk membantu Indonesia agar danau Toba tidak tercemar. 

“Kami ingin menjaga Danau Toba agar tidak mengalami masalah polusi. Ini merupakan salah satu kekayaan yang harus dijaga,” kata Stef. 

PTR- Menlu Belanda Stef Blok

PTR- Menlu Belanda Stef Blok

Menteri Luar Negeri Belanda, Stef Blok (kiri), di Kemenlu Belanda, Den Haag. Foto: Ananda Teresia/kumparan

“Raja juga memiliki perhatian khusus dengan isu deforestasi dan bagaimana membangun energi berkelanjutan di Indonesia khususnya Sumatera,” jelas Stef. 

Dalam pernyataan resmi Pemerintah Belanda, fokus kunjungan ke Toba adalah soal ekoturisme dan air. Setelah itu, Raja dan Ratu Belanda akan mengunjungi kampung tradisional Batak. Raja dan Ratu Belanda kemudian akan mengunjungi Institut Teknologi Del serta Pulau Samosir yang berada di tengah Danau Toba.

Lebih lanjut, isu lingkungan juga menjadi alasan Raja Willem mengunjungi Palangkaraya. Di sana, ia akan melihat upaya apa yang perlu dilakukan untuk menjaga hutan di Kalimantan tetap bisa menjadi “paru-paru” bagi Indonesia dan sekitarnya. 

Di Kalimantan, Raja dan Ratu akan mengunjungi pusat riset di Taman Nasional Sebangau. Setelah itu, mereka akan mengunjungi Pusat Penyelamatan Orangutan Nyaru Menteng. 

Ada Sekitar 316 orangutan yang ada di sini. Setelah itu Raja dan Ratu Belanda akan berdialog dengan petani dan pebisnis sawit mengenai pasokan minyak kelapa sawit.


Loading...
LANGSUNG SHARE KE MEDSOS...