Loading...
Loading...

Curah hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Jakarta dini hari hingga pagi, membuat sejumlah daerah kebanjiran.
Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi D dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth, geram dengan kinerja Anies Baswedan.
Pria yang kerap disapa Kent itu meminta kepada Anies agar benar-benar memikirkan supaya Jakarta tidak kembali terendam banjir, yang saat ini siklusnya tidak menjadi 5 tahunan lagi, melainkan mingguan.
"Harusnya Pak Anies jangan hanya memikirkan agar banjir cepat surut. Tapi bagaimana mencegah supaya Jakarta tidak banjir lagi."
"Sekarang itu banjir di Jakarta tidak lagi 5 tahunan, tapi sudah mingguan warga harus merasakan banjir," tegas Kent di Jakarta, Selasa.
Saat ini, sambung Kent, banyak warga miskin di Jakarta yang rumahnya terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak dini hari hingga pagi tadi dan mereka membutuhkan bantuan.
"Coba Pak Anies pikirkan warga miskin ibu kota, mereka tidak punya uang untuk membeli perabotan rumah, untuk makan saja mereka susah jadi kasihan jika setiap minggu harus merasakan musibah banjir."
"Mereka juga berharap sekolah gratis dan berobat gratis," kata dia.
Kent pun merasa heran dengan Pemprov DKI Jakarta yang masih ngotot untuk menggelar Formula E di tengah kondisi seperti ini.
"Seharusnya anggaran Formula E di alokasikan untuk penangangan banjir, tapi kok malah ngotot buat Formula E yang enggak jelas juntrungannya, yang belum tau untung apa tidak," tutur Kent.
Namun, sambung Kent, jika pihak Pemprov DKI Jakarta tetap ngotot dan jika perhelatan Formula E bisa mendapat income yang baik untuk Jakarta, dipersilahkan untuk transparan ke publik agar semuanya terang benderang.
"Kalau gubernur berani bilang pasti untung, ayo kita buka-bukaan, jelasin ke masyarakat hitung-hitungannya bagaimana untungnya, supaya masyarakat tenang."
"Karena sepengetahuan saya pagelaran Formula E tidak pernah ada yang untung, coba sini kasih data," ucap dia.
Ia pun tetap berharap Gubernur Anies Baswedan harus mengalokasikan dana banjir untuk keperluan warga Jakarta, agar banjir di ibu kota tak terjadi lagi.
Loading...